Fungsi Relay Adalah Sebagai Saklar Elektronik

Otomotifmobil.com, pengertian dan fungsi relay, relay adalah saklar elektronik, yang mana kontak pada saklar digerakkan oleh medan magnet, medan magnet pada relay dikontrol oleh komponen lain atau rangkaian lain.
gambar relay
Fungsi Relay
Fungsi relay tergantung peruntukannya atau dimana rangkaian relay tersebut difungsikan atau untuk mengontrol fungsi-fungsi peralatan pada kelistrikan atau elektronika pada mobil misalnya.

Dan pada intinya fungsi relay sebagai saklar elektronik adalah untuk mengalirkan arus listrik lebih besar sesuai kebutuhan dengan menggunakan sistem pengendalian dengan arus listrik kecil.

Pada kendaraan kita akan menemukan berbagai nama relay sesuai fungsinya, misal relay rad fan atau relay radiator fan yang berfungsi untuk relay kipas radiator, relay mgc yang berfungsi untuk relay magnetic clutch kompresor ac, relay starter, relay klakson, relay headlamp, relay ac, relay heater, relay rear defogger(pemanas kaca belakang), relay EFI, Main Relay, Relay IG dan masih banyak lagi.

Sedikit akan saya jelaskan tentang fungsi main relay pada mobil efi, fungsi main relay pada mobil efi yang umum adalah digunakan untuk sistem bahan bakar dan sistem pengapian pada mobil. Ada juga mobil efi yang tidak menggunakan main relay karena relay sistem bahan bakar dan relay sistem pengapian di buat secara terpisah.

Relay relay tersebut diatas juga memiliki bermacam-macam bentuk, sesuai keperluan juga sesuai beban arus listrik yang akan melewati kontak relay tersebut. Silakan lihat Bagian-Bagian Pada Relay.

Berikut adalah salah satu gambar rangkaian pemakaian relay radiator fan yang dikontrol oleh engine ECU.Gambar contoh rangkaian relay kipas radiator mobil Avanza

Penjelasan Gambar Rangkaian Kipas Radiator diatas yang menggunakan relay adalah sebagai berikut:
1. Saat mesin kendaraan hidup terdapat tegangan positif 12volt stand by berasal dari Sekring Fan Radiator  (pada gambar kaki relay nomor 3) dan sekring engine, pada gambar adalah kaki relay nomor2 ke kaki No1 dan terminal Fan1 pada engine ECU terdapat stand by B+.

2.  Setelah mesin sudah panas pada temperatur mesin yang sudah ditentukan, water temperatur sensor menginformasikan ke ECU bahwa sudah saat nya mesin didinginkan dengan memutar fan radiator.

3.  Setelah suhu mesin panas sesuai temperatur yang telah ditentukan, maka kaki nomer 1 pada relay atau terminal FAN1 pada ECU terhubung dengan negatif melalui komponen didalam ECU.

4. Ketika kaki Nomer 1 pada relay terhubung ke Negatif, terbentuk medan magnet pada coil atau gulungan relay dan menarik kontak relay.

5. Setelah Kontak Relay terhubung ( kaki no.3 dan 5), arus listrik mengalir ke Radiator Fan Motor dan Fan radiator berputar untuk mendinginkan radiator.

error: